Langsung ke konten utama

You're not alone


Selasa, 08 Januari 2019


Tidak apa jika hari ini kamu merasa tak ada satupun orang yang bersedia menjadi penopang untukmu. Dari kesedihan itulah kamu akan belajar bahwa hidup harus tetap diperjuangkan. 

Sejenak mungkin kamu pernah merasakan puncak kesukaran, dimana ketika dirimu tengah berada pada proses yang sulit, orang-orang yang sebelumnya pernah ada disampingmu, namun kini mereka tak lagi ada denganmu . .

Proses yang hampir membuatmu terjatuh mungkin sempat membuatmu merasa lemah, namun berbahagialah karena ternyata Ketika kamu berada pada masa kejatuhan di saat itulah kamu akan memahami makna kehidupan. Disaat itulah kamu akan mengerti akan proses kehidupan. Segala permasalahan itu membuatmu terus tumbuh dalam proses kehidupan. Lalu pada masanya kamu akan beranjak untuk terus melangkah dengan sendirinya.
Hingga pada akhirnya proses itu membuatmu berhasil membangun pondasi sebuah kekuatan.
Disanalah kamu akan terlatih menjadi orang yang semakin kuat, 
Dimana ketika kamu tak lagi menyandarkan harapanmu kepada manusia, dan meletakkan harapan besar itu hanya kepada Allah SWT. 

Beranjak melalui sebuah proses mengajarkan kepada kita banyak hal. Ada banyak pelajaran hidup yang dapat kita ambil darinya. Proses yang dahulunya sempat membuatmu hampir terjatuh, namun ternyata hal itulah yang kini menjadi senjata bagimu untuk terus melangkah dan bertahan.
Skenario hidup memang terkadang sulit untuk dimengerti, namun optimislah bahwa semua itu adalah yang terbaik untukmu. 

Beranjak melalui sebuah proses, hal itulah yang akan membuat jati dirimu terbentuk.
Menyandarkan harapan kepada manusia bukanlah sebuah proses yang benar, sandarkanlah harapanmu hanya kepada Allah SWT. Jadilah pribadi yang tangguh dan bangunlah pondasi kekuatanmu sejak dini. Yakinlah bahwa sesuatu yang indah sedang menunggumu saat ini. 

Teruslah berproses, karena melalui sebuah proses jati diri kita akan terbentuk. 

Dan Yakinlah . . . .

Kamu tidak berjuang sendiri, karena itu ingatlah selalu satu pesan ini . . 

"La Tahzan, Innallaha Ma'ana" . .
Jangan bersedih, karena sesungguhnya Allah SWT ada bersama kita . .


                                                                     . . . . . . . .

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menghidupkan Kembali Pendidikan Karakter melalui Penerapan Pendidikan Anak Usia Dini Era Digital

(Lokasi Pengambilan Gambar :Batu Cermin, Samarinda) ‘‘ Jika kita ingin melihat seorang anak tumbuh menjadi lebih kuat. Maka, bekali ia dengan pendidikan. Jika kita ingin melihat seorang anak tumbuh menjadi lebih tekun. Maka, bekali ia dengan pendidikan. Karena dengan pendidikan menjadikannya berilmu, dan ilmu mampu mengubah yang lemah menjadi lebih kuat, dan mengubah yang malas menjadi lebih tekun ’’ - Anita Charolina- Usia dini dinilai sebagai fase terbaik bagi seorang anak dalam mengeksplorasi dan meyerap ragam informasi yang diperolehnya. Dalam perkembangan otak manusia, fase perkembangan anak usia dini menempati paling penting, yakni mencapai posisi 80% dari keseluruhan tahapan perkembangan otak. Seperti hasil penelitian yang dilakukan oleh Dr, Benyamin S.Bloom mengemukakan bahwa ‘‘pertumbuhan sel jaringan otak pada usia 0-4 tahun mencapai 50% (Cropley, 1999:1994).’’ Artinya rentan usia tersebut harus dioptimalisasikan penerapannya agar seorang anak mend...

✏ Jangan Takut Untuk Bermimpi . . . .

J um‘at, 02 Agustus 2019   Hatiku tenang, karena mengetahui apa yang melewatkanku tidak akan pernah menjadi takdirku. Dan apa yang ditakdirkan untukku tidak akan pernah melewatkanku. -Umar Bin Khattab- B elajar tentang hidup artinya kita belajar tentang sebuah perjuangan. Perjuangan tanpa titik ini menerbitkan sejarah baru didalam kehidupan. Kita perlu belajar tentang setiap proses yang telah Allah SWT berikan. Ada banyak hal yang terkadang menjadi sebuah pertanyaan.   Fase ketika dirimu memasuki usia yang semakin dewasa. Kamu merasa hidupmulah yang paling menyedihkan, Mereka dengan kampusnya dan kariernya yang begitu melejit, sementara kamu merasa begitu tertinggal dan harus berjuang untuk biaya hidup seadanya. Kamu dengan segala perasaan itu merasa tak lagi memiliki harapan untuk merajut mimpi.  Teman, ini bukan lagi saat dimana kita harus mengeluh dan menyesali segala yang terjadi. Ini adalah fase dimana kita harus kembali bangkit. Bangkit dari sega...

Bonus Demografi : Peluang Atau Tantangan Menuju Indonesia Digdaya

  Sumber : Penulis Apa itu bonus demografi? Berbicara tentang bonus demografi, tentu bukanlah hal yang baru untuk kita dengar. Bonus demografi sendiri dapat diartikan sebagai melimpahnya penduduk berusia produktif. Indonesia sendiri diprediksi menghadapi puncak bonus demografi pada tahun 2030 yang akan datang. Artinya, jumlah penduduk usia produktif pada masa tersebut akan mencapai jumlah tertinggi. Pada masa tersebut penduduk usia produktif (berusia 15-64 tahun) berjumlah dua kali lipat dari penduduk non-produktif (berusia dibawah 15 tahun dan diatas 64 tahun). Bonus demografi peluang atau tantangan? Bonus demografi apabila dikelola dengan cara yang tepat, maka menjadi jendela peluang sekaligus kesempatan emas bagi bangsa Indonesia untuk meningkatkan produktivitasnya. Sebaliknya, proporsi peningkatan usia produktif tersebut apabila tidak dikelola dengan baik, maka berpotensi menjadi boomerang pada negara kita sendiri. Keberhasilan dalam mengelola bonus demografi, membu...